Fasilitas yang didapat oleh Siswa Ausbildung di Jerman

Banyak yang tergiur iming-iming kuliah gratis, plus fasilitas yang menggiurkan seperti uang saku, makan sudah ditanggung termasuk transportasi dan tempat tinggal. Benarkah kenyataannya seperti itu?

Masih inget kan dengan informasi yang aku dapetin dari calon Azubis mengenai fasilitas yang akan mereka dapatkan nanti selama mengikuti Ausbildung?

“kita disana kuliah dan disuruh milih mau masuk fakultas mana. Kuliahnya sendiri terdiri dari 8 fakultas. Selain itu kita juga dijamin dapat tempat tinggal, makan dan transportasi gratis selama tiga tahun.” 

Atau ada juga yang nulis begini:

Pertanyaan yang sering aku dapet dari calon Azubi yang masih di Indonesia

Ya, kurang lebih itu informasi yang didapat oleh para calon Azubis sehingga mereka tertarik untuk ikut Ausbildung. Tapi apa bener semua itu didapatkan oleh Azubis? Ok, aku kasih tahu disini ya supaya kalian semua bisa mempertimbangkan keputusan kalian baik-baik. Karena kalau gak gitu nanti kalian kaget pas udah nyampe Jerman, karena faktanya …


Baca juga: Apakah Program Ausbildung di Jerman Sama dengan Kuliah?

Sekolah di Berufschule

Selama mengikuti Ausbildung, kalian diwajibkan untuk bersekolah di Berufschule. Disana kalian akan belajar mengenai teori yang berhubungan dengan bidang yang kalian kerjakan selama Ausbildung. Kalau kalian Ausbildung sebagai Krankenpflege, kalian akan mempelajari seluk beluk mengenai penyakit pasien, pengobatan yang harus diberikan kepada pasien, perawatannya dsb. Semua yang datang ke Berufschule merupakan siswa Ausbildung yang berasal dari berbagai negara. Orang Jerman atau asing, laki-laki dan perempuan, tua dan muda belajar di tempat yang sama. Makanya bahasa Jerman itu penting karena akan selalu dipakai di tempat kerja maupun di sekolah.

Yang namanya sekolah pasti ada tugas, ujian, kerja kelompok, presentasi dan lain sebagainya. Kalian harus siap untuk belajar disela-sela waktu luang yang kalian miliki. Karena kalian gak cuma harus bagus saat kerja, tapi juga punya nilai bagus di sekolah. Kalau kerja jelek, dengan alesan cape di sekolah, kalian akan kena teguran. Terus kalau nilai jeblok di sekolah, dengan alesan cape kerja, kalian juga bakal ditegur atau ngulang kelas.

Pengalaman Kerja Secara Professional

Selain menerima teori di Berufschule kalian juga akan mendapatkan pengalaman kerja secara langsung selama Ausbildung. Jangan bayangkan pekerjaan anak magang di Indonesia yang keseringannya disuruh motokopi, bikin kopi atau beli nasi padang pas waktu makan siang buat para seniornya. Tugas Azubis sama seperti yang dikerjakan oleh para professional yang juga bekerja disitu. Walaupun tugas yang dikerjakannya masih terbatas sesuai dengan yang dipelajari di sekolah, tapi tetap saja tanggungjawabnya sama besar. Sama-sama harus mengerjakan dengan serius dan professional. Kalau kerja di rumah sakit atau di Altenheim contohnya, para siswa Ausbildung harus kenal problem pasien atau Bewohner yang mereka tangani, apa kebiasaannya, kenapa mereka sakit seperti itu, apa penanganan yang harus dilakukan, dsb.

Diberikan Asuransi Kecelakaan

Bukannya lebay tapi kecelakaan di tempat kerja sering banget terjadi, entah karena tergelincir atau bahkan keseleo. Ini enaknya kalau kalian kerja secara legal dan bukan kerja gelap. Kalian memiliki asuransi kecelakaan jika kalian mengalami hal-hal diluar dugaan, tidak hanya saat bekerja, melainkan saat berangkat dan pulang dari tempat kerja. Asuransi ini kalian bayar dari Sozialabgaben atau dana sosial sebesar 20 % yang dipotong dari gaji setiap bulannya.

Baca juga: Cara Ngitung Gaji Netto Ausbildung

Mendapatkan Gaji

Ketika kalian memutuskan untuk Ausbildung, maka harusnya udah sanggup untuk nerima konsekwensinya. Belajar di Berufschule dan usaha buat dapet nilai yang bagus, bekerja giat dan professional SELAMA TIGA TAHUN.

Setiap bulannya Azubis akan mendapatkan gaji yang biasanya meningkat dari tahun ke tahun. Gaji yang diterima oleh Azubis diatur sesuai dengan Tarifvertrag yang berlaku di setiap Bundesland. Jadi sudah ada ketetapan gajinya untuk Altenpfleger, Hotelfachfrau dan Hotelfachmann berapa, dsb. Tarifvertrag sendiri merupakan kesepakatan yang dibuat oleh pemberi kerja dengan serikat pekerja mengenai gaji dan ketentuan selama Azubis terikat kontrak kerja.

Tarifvertrag sendiri biasanya berbeda antara Bundesland satu dengan yang lainnya. Jadi gak bisa disamakan gaji Azubis Krankenpflege tahun pertama di Rheinland-Pfalz dengan gaji Azubis tahun pertama di Thüringen atau di Nordrhein Westfalen. Jadi gak usah heran kalau gajinya beda-beda karena aturan yang mengaturnya juga beda. Selain itu gaji yang diterima oleh Azubis di Jerman Barat pada umumnya lebih besar bila dibandingkan dengan gaji Azubis di Jerman Timur.

Gaji yang masuk di rekening setiap bulannya adalah gaji netto, sedangkan yang dibicarakan saat wawancara kerja adalah gaji bruto. Gaji bruto nominalnya akan selalu lebih besar dari netto, karena belum termasuk potongan pajak, solidaritas gereja maupun dana untuk pensiun. Banyak Azubis yang kaget, merasa ditipu atau merasa dieksploitasi oleh tempat kerjanya karena gaji yang diterima jauh lebih rendah dari yang dibicarakan saat perjanjian kerja.

Libur minimal 24 Hari dalam Satu Tahun

Selain gaji Azubis juga berhak mendapatkan libur atau Urlaub mulai dari 24 sampai dengan 30 hari dalam satu tahun. Libur disini tidak termasuk ke dalam libur mingguan yang nanti akan kalian terima. Menurut hukum ketenagakerjaan bagi pemuda dan pemudi atau dalam bahasa Jerman disebut dengan Jugendarbeitsschutzgesetz aturan liburnya seperti ini:


Siswa Ausbildung yang berusia dibawah 16 tahun harus mendapatkan libur sekurang-kurangnya 30 hari dalam satu tahun. Sedangkan siswa Ausbildung yang berusia 17 tahun ke bawah memiliki hak untuk libur sedikitnya 27 hari dalam setahun. Bagi mereka yang berusia dibawah 18 tahun berhak mendapatkan libur sekurang-kurangnya 25 hari sedangkan bagi siswa Ausbildung yang telah dewasa (di Jerman hitungannya 18 tahun) mendapatkan hak untuk libur minimal 24 hari dalam satu tahun.

Jatah Urlaub tidak perlu kalian ambil sekaligus, bisa saja kalian ambil misalkan satu minggu dulu atau bahkan cuma 10 hari. Tapi kalau kalian berencana untuk pulang ke Indonesia, kalian bisa langsung ambil semua jatah liburnya, supaya bisa berlama-lama di kampung halaman. Tapi perlu diingat, kalian tidak bisa seenaknya minta libur walaupun hari libur ini hak kalian. Minimal kalian harus mengajukan libur tiga bulan sebelumnya, silakan ditanyakan ke tempat kerja masing-masing karena aturan disetiap tempat kerja berbeda-beda.

Mendapat Tempat Tinggal

Bagi kalian yang mencari tempat Ausbildung secara mandiri dan bermodal tanya kanan kiri, pasti udah gak asing denger saran seperti: “Tanyain ke Träger nya itu udah dapet Unterkunft atau belum?” atau “Cari aja lowongan Ausbildung yang sudah sama Unterkunft”, iya kan? Unterkunft disini maksudnya adalah tempat tinggal. Kalian harus tahu apakah tempat kerja kalian menyediakan tempat tinggal atau tidak. Sukur-sukur mereka menyediakan, kalau gak menyediakan berarti kalian harus cari tempat tinggal sendiri dan nyari tempat tinggal yang cocok dengan kantong itu susah banget. Ada yang murah tapi jauh dari tempat kerja, ada yang harganya agak mahal tapi letaknya di depan tempat kerja. Well, setiap pilihan pasti ada konsekwensinya kan?

Kalau misalkan tempat kerja tidak menyediakan tempat tinggal, gak ada salahnya kalian bertanya: “Apakah ada bantuan finansial untuk bantu bayar sewanya atau gak?”. Kalau misalkan ada bantuan untuk bayar sewa, kalian juga harus tanya berapa jumlah bantuannya. Jangan sampai kalian sewa tempat kemahalan karena biasanya tempat kerja gak bantu banyak. Paling mereka kasihnya sekitar 100 sampai 300 Euro, mungkin ada juga yang ngasih lebih, siapa yang tahu.

Pada umumnya sih tempat kerja menyediakan tempat tinggal tapi kalian harus tetep bayar cuma harganya murah. Misalkan harga sewa normalnya 300 Euro tapi kalian cuma bayar 100 Euro. Yang seperti ini disebut dengan Wohnvergünstigung dimana kalian hanya diharuskan bayar uang sewa yang harganya sangat terjangkau. Selain itu kalian gak harus bayar air dan listrik, karena sebagian biayanya (seperti air dan listrik) dibayar oleh tempat kerja.

Satu hal lagi, biasanya kalian tidak bisa selamanya tinggal di tempat yang disediakan oleh tempat kerja, jadi jangan sampai ada pikiran “Wah, enak nih bisa tinggal murah sampe masa Ausbildung selesai”, karena kasian teman kalian yang lebih membutuhkan tempat tinggal. Lagian hidup mandiri gak ada salahnya kan? 😊

Mendapat Makan

Jangan girang  dulu ya kalau dikasih tahu bahwa kalian dapat makan selama Ausbildung. Makan disini adalah makan di tempat kerja. Jadi kalau kalian kerja pagi sampai dengan sore, kalian berhak untuk makan siang di tempat kerja dan makan makanan yang sudah disediakan oleh bagian dapur. Apa makanannya enak? Tergantung selera kalian, bisa dibilang enak tapi ada juga yang bilang makanannya gak enak.

Kalau kalian gak kerja, kalian gak dapat makanan dari tempat kerja karena makanan ini gak diantar ke rumah masing-masing di saat jam makan pagi, siang maupun malam. Jadi kalian harus tetep menghitung pengeluaran untuk makan juga ya, jangan sampai berpikiran semua makan disediakan oleh tempat kerja. Perlu diingat, itu adalah tempat kerja dan bukan jasa catering!!!

Makan di tempat kerja sendiri ada yang gratis tinggal ambil, tapi ada juga yang sistemnya seperti di kantin kampus. Harus membayar tapi dengan harga murah, tergantung setiap tempat kerjanya ya karena kebijakannya pasti berbeda-beda.

Mendapat Tiket untuk Transportasi Umum

Seperti halnya tempat tinggal dan urusan makan, sebagian tempat Ausbildung juga memberikan tiket abonnement kepada para siswanya untuk digunakan naek kereta atau bus ke tempat kerja maupun ke sekolah. Tapi ada juga tempat Ausbildung yang tidak memberikan tiket seperti ini, jadi kalau pake transportasi umum ke tempat kerja maupun ke sekolah, ongkosnya ditanggung oleh diri sendiri.

Tapi tenang aja, kalau udah punya teman biasanya urusan transportasi diselesaikan sama-sama, jadi kalian bisa minta nebeng mobil ke teman. Cuma jangan lupa untuk ngasih uang bensin atau Spritkosten kepada teman kalian. Win win solution lah ya 😊

Nah itulah kira-kira yang akan kalian dapatkan selama Ausbildung di Jerman. Walaupun kaya, Jerman nggak bisa ngasih segala hal dengan cuma-cuma tanpa kerja. Tapi kalau Ausbildungnya di Wakanda mungkin bisa ya dapet segalanya gratis. Ada yang mau nambahin? Silakan share di komen ya supaya teman-teman yang lain juga tahu. Makasih

Baca juga: Gaji Jadi Azubi Berapa Ya???

Yuk bagikan informasi ini!

2 comments / Add your comment below

  1. Hallo kak, benarkah wanita brhijab tidak bisa mengikuti program Ausbildung ??
    Benarkah program Ausbildung untuk orang info hanya dibatasi untuk 4 bidang saja ?

    1. Hallo,

      sori baru bales, bisa2 aja pake hijab krn ada beberapa org yg ausbildung pake hijab, rejeki orang beda2 kan. Maksudnya info disini? Indonesia maksudnya? Gak ko, bisa juga Ausbildung dibidang lain cuma kualifikasi bahasanya emang lebih tinggi.

Leave a Reply

Facebook
Facebook
Instagram
YouTube
YouTube
LinkedIn
Ikuti Lewat Email
RSS