Einschulung atau Perayaan Awal Masuk SD

Sebenernya agak telat kalau baru ngebahas mengenai Einschulung sekarang, karena di Rheinland-Pfalz sendiri tahun ajaran baru dimulai sudah sejak tanggal 6 Agustus bagi mereka yang sudah ada di kelas 2 SD ke atas, tapi bagi kelas 1 SD jadi anak sekolahan baru dimulai satu hari kemudian yaitu tanggal 7 Agustus. Anak-anak yang sudah memasuki umur wajib sekolah, harus di daftarkan ke sekolah SD terdekat. Jadi disini gak ada yang namanya sekolah favorite atau non favorite, anak-anak lebih diprioritaskan untuk daftar ke sekolah yang dekat dengan tempat tinggalnya. Kalaupun ada yang harus sekolah di daerah yang agak jauh dari rumahnya, itu prinsipnya bisa tapi dengan catatan masih ada sisa kuota penerimaan, karena yang jadi prioritas tetap anak-anak yang tinggal di daerah dekat sekolah. Di Rheinland-Pfalz sendiri batas umur wajib sekolah itu 5 tahun 11 bulan, sedangkan di Bundesland lain ada yang dimulai dari umur kurang dari 5 tahun 11 bulan atau bahkan lebih.

Lain dengan di Indonesia yang pada umumnya masuk sekolah bagi kelas 1 dan kelas di atasnya dimulai pada hari yang sama, di beberapa sekolah di Jerman acara ini justru sengaja dipisah. Katanya memang sengaja harinya dipisah, supaya tidak terlalu stress untuk gurunya karena ternyata banyak banget hal-hal yang dilakukan di hari pertama anak-anak jadi siswa kelas 1 SD. Di Indonesia anak-anak yang baru masuk sekolah langsung diajari ikut upacara, baris masuk ke dalam kelas, duduk di kursi yang sudah di tag orang tuanya bahkan satu hari sebelumnya (bukannya lebay, tapi emang beneran ada yang kayak begini), lalu mulai belajar abjad dan angka. Orang tua yang ikut mengantar anaknya ke sekolah biasanya nunggu di kantin dengan orang tua lainnya atau ngintip anaknya di jendela kelas.

IMG_5176

Orang tua dan anak bersiap-siap untuk mengikuti prosesi pemberkatan di gereja

Sedangkan di Jerman anak-anak yang baru masuk SD kelas 1 awalnya berkumpul di gereja untuk mengikuti ökumenischer Einschulungsgottesdienst atau pemberkatan karena dimulainya masa-masa sekolah. Bagi yang agamanya bukan kristen biasanya bisa langsung datang ke sekolah tanpa harus mengikuti pemberkatan, tapi ada beberapa orang tua yang beragama bukan kristen seperti contohnya islam, tetap ikut acara pemberkatan dan datang ke gereja karena menganggap upacara pemberkatan tersebut tidak termasuk ke dalam ritual keagamaan melainkan hanya tradisi atau kebudayaan. Aku sendiri saat itu ikut ke dalam gereja karena diajak untuk lihat, kapan lagi katanya bisa lihat secara langsung acara Einschulung.

Anak-anak kelas 1 SD datang ke gereja didampingi oleh orang tuanya, nenek atau kakek serta kerabat lainnya, karena Einschulung sendiri di Jerman termasuk salah satu hal penting dalam fase kehidupan anak yang layak untuk dirayakan atau dilalui bersama dengan sanak saudara atau Au-Pairnya seperti aku hahaha. Selain itu ada hal unik yang aku temui dalam Einschulung ini, yaitu anak-anak datang ke gereja tidak hanya membawa tas sekolahnya saja, melainkan lengkap dengan yang namanya Einschulungstüte. Einschulungstüte ini isinya hal-hal kecil yang disukai anak, bisa coklat, permen bahkan mainan. Banyak orang tua dan anak-anak yang sengaja membuat Einschülungstüte sendiri, dihias sesuai dengan hal-hal kesukaan anak, tapi ada juga yang beli Einschulungstüte yang udah jadi di toko, baik yang udah ada isinya maupun yang kosong. Oia, Einschulungstüte ini cuma terkenal di Jerman ya, di negara sekitarnya gak ada yang pake soalnya.

IMG_5233

Puncak acara pemberkatan

Ga begitu lama sebenernya acara pemberkatan di gereja, tapi anak-anak udah ada yang mulai keliatan gak betah duduk diem sampai-sampai pasturnya bilang “anak-anak udah mulai goyah duduknya saking semangat ingin cepet-cepet pergi ke sekolah”. Setelah pemberkatan di gereja, anak-anak didampingi oleh wali kelasnya mulai berjalan kaki ke sekolah karena biasanya pemberkatan selalu dilakukan di gereja yang berdekatan dengan sekolah. Di depan sekolah sudah berbaris kakak kelasnya mulai dari kelas 2 sampai dengan kelas 4 untuk menyambut adik kelas mereka. Anak-anak kelas 1 lalu berbaris rapi di luar pagar kemudian berjalan satu per satu memasuki halaman sekolah yang langsung disambut dengan tepukan tangan dari anak-anak kelas 2 sampai kelas 4.

IMG_5286

Kelas 2 sampai dengan kelas 4 yang sudah siap untuk menyambut

IMG_5304

Semuanya bertepuktangan

Anak-anak yang sudah masuk ke sekolah lalu dibawa oleh gurunya masing-masing ke dalam kelas yang nanti akan ditepati. Dikenalkan kepada gurunya, teman sekelasnya dan dilanjut dengan acara ice breaking lainnya, jadi lain dengan di Indonesia yang langsung belajar. Ternyata sambutan dari kakak kelas mereka gak hanya di depan sekolah, di depan kelas ada juga anak-anak kelas atas yang sudah berbaris rapi dan akan menyanyikan lagu yang mereka persembahkan untuk adik-adik kelasnya, meriah banget pokoknya, sampai terharu hahaha…

IMG_5310

Mereka ini lah yang bernyanyi untuk menyambut anak-anak kelas 1

Nah, orang tuanya semua di arahkan menuju cafetaria dimana disana udah disediakan kue-kue, snack dan kopi. Jadi gak ada disini acara dimana orang tua ngintipin anaknya di jendela. Bisa dibilang anak-anak disini lebih berani dan gak ada yang nangis pengen orang tuanya ikut masuk kelas, kayak dulu jaman aku pertama kali masuk SD hahaha. Kalau di daerah kalian sendiri awal masuk sekolah SD apa aja kegiatannya?

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s