Info Penting: Dideportasi dari Jerman!!!

Judulnya nyeremin ya? Emang, tapi hal ini bener-bener terjadi sama salah seorang teman yang baru aja aku kenal beberapa waktu yang lalu. Ternyata kemungkinan untuk di deportasi itu sekarang memang bukan hal yang gak mungkin, supaya kalian yang sekarang sedang Aupair dan punya cita-cita untuk lanjut kuliah di Jerman untuk bersiap-siap dari sekarang gak cuma dari segi lahir maupun batin, tapi juga dari segi kelengkapan dokumen, kecukupan waktu maupun keuangannya.

Seperti pengalaman aku dan juga temen lainnya yang pernah menjadi Aupair lalu lanjut kuliah, hal tersebut dijadiin gambaran buat kalian bahwa setelah Aupair bisa mengajukan visa untuk studi tanpa harus pulang dulu ke Indonesia sebelumnya, seperti yang pernah aku bahas di postingan ini: Dokumen yang Harus Disiapkan kalau Mau (Persiapan) Kuliah setelah Au-Pair. Tapi ternyata sekarang sering banget kejadian kalau setelah Aupair gak bisa apply visa langsung dari Jerman, melainkan harus pulang dulu ke Indonesia dan apply dari sana.

Seperti yang dialami kenalanku, kejadiannya sekitar tanggal 2 April kalau gak salah. Aku ditelepon sama satu orang temen yang nanyain dokumen untuk pengajuan visa dari Aupair ke Sprachstudent dan aku kasih info sesuai dengan yang aku tulis di postingan yang aku sebut di atas. Ternyata temennya temenku itu masa Aupair nya udah mau selesai tanggal 4 April, which is aku ditelepon dua hari sebelum visanya abgelaufen. Iya bener kalian gak salah baca, DUA HARI sebelum visanya abis temennya temenku baru kasak kusuk nyari info untuk kelengkapan visa!

Long story short, akhirnya aku ketemu sama temennya temenku tanggal 3 April setelah dia datang dari Ausländerbehörde, katanya visanya ditolak dan dikasih surat kayak gini:

Deport 1deport-2.jpg

Isinya menyatakan bahwa dia harus keluar dari Jerman dalam waktu dua minggu terhitung dari tanggal 4 April sampai dengan tanggal 18 April 2018 sebagai batas terakhir. Kalau dia tidak keluar dari Jerman dalam waktu yang sudah ditetapkan, maka akan diberlakukan sanksi yaitu larangan untuk memasuki wilayah Jerman dan di passportnya akan ditandai. Larangan ini biasanya berlaku selama beberapa tahun, ada yang delapan tahun bahkan ada juga yang dilarang memasuki wilayah Jerman atau bahkan Schengen selama 20 tahun, bayangin.

Tentu kalian penasaran dong sama alasan penolakannya apa, pihak Ausländerbehörde bilang kalau Sprachkurs saja tidak cukup untuk ganti visa menjadi Sprachstudent dan pihak Ausländerbehörde juga minta surat penerimaan dari universitas (Immatrikulationsbescheinigung). Yang jadi masalah adalah dia apply visa Sprachstudent untuk persiapan ikut Studienkolleg dan saat itu dia cuma punya sertifikat A1 bawaan dari Indonesia karena selama Aupair dia gak ikut les sama sekali karena satu dan lain hal. Waktu apply visa ke Ausländerbehörde katanya dia bawa dokumen lengkap beserta dengan Bescheinigung dari tempat les tapi hanya satu bulan les dan di Bescheinigung tersebut sama sekali tidak disebutkan bahwa dia les untuk persiapan Studienkolleg. Maka dari itu aku sarankan dia untuk datang lagi ke tempat les dan meminta Bescheinigung yang baru, seperti ini:

Kurs_LI

Seharusnya dokumen di atas udah cukup dan memenuhi syarat untuk pengajuan  visa Sprachstudent, tapi entah kenapa pihak Ausländerbehörde tetep minta Immatrikulation dari universitas.

Aku sudah usahakan dia untuk apply di kota dimana aku tinggal, tapi pihak Ausländerbehörde di kota ini mengatakan “seandainya dia gak punya surat deportasi di atas, dia masih bisa untuk apply visa di kota ini”. Lalu aku tanya apa sebenernya yang menyebabkan dia baru apply visa satu hari sebelum visanya habis? Katanya “karena selama ini aku nunggu dulu Vertrag dari Wohnheim yang akan ditempati nanti untuk ikut dilampirkan bersama dengan dokumen lain disaat pengajuan visa”, padahal untuk pengajuan visa sama sekali tidak dibutuhkan Vertrag Wohnheim yang nanti akan kalian tempati. Vertrag Wohnheim atau Vermieterbescheinigung baru akan kalian butuhkan jika kalian sudah berada di kota baru dan digunakan untuk lapor diri (Anmelden) ke Rathaus.

Pelajarannya:

  1. Segera hubungi pihak Ausländerbehörde paling lambat satu bulan sebelum visa kalian habis. Jika di kota kalian diperlukan Termin untuk pengajuan visa, maka hubungi beberapa bulan sebelum visa kalian habis sehingga Termin bisa kalian dapatkan disaat visa kalian masih berlaku. Untuk jaga-jaga barangkali di kota kalian tidak bisa apply visa langsung, maka kalian masih ada waktu dan kesempatan untuk pindah ke kota lain dan apply dari sana.
  2. Hubungi pihak sekolah yang akan dituju melalui E-Mail lalu tanyakan apa saja dokumen yang diperlukan untuk pendaftaran dan apa saja persyaratan lainnya. Sehingga disaat pengajuan visa kalian bisa print out E-Mail tersebut sebagai bukti bahwa kalian harus memenuhi syarat terlebih dahulu sebelum melakukan pendaftaran. Paling banyak kasusnya itu mengenai sertifikat bahasa, dimana institusi mengharuskan calon pendaftarnya memiliki kualifikasi bahasa dengan sertifikat B1 / B2 bahkan C1 hingga DaF atau DSH.
  3. Datang ke Jerman TIDAK DENGAN KUALIFIKASI MINIMUM. Misalkan Aupair syaratnya A1 lalu kalian datang hanya dengan bekal A1, ini aku gak sarankan. Karena walaupun kalian disini ada hak untuk ikut les disaat Aupair, kalian gak akan tau apa kalian sanggup untuk terus-terusan ikut les dengan mengeluarkan biaya pribadi atau gak, karena gak semua Gastfamilie mau membantu Aupairnya dengan ikut membiayai les. Di Bescheinigung di atas aja tercantum untuk A2 550 € dan kalau Gastfamilie kasih kalian uang les 50 € per bulannya, kalian harus tetep bayar 500 € sisanya dari uang kalian sendiri. Sedangkan semahal-mahalnya les di Indonesia itu jauh lebih murah dan lebih banyak pilihannya dibanding disini, apalagi kalau ternyata setelah di Jerman kalian tinggal di kota kecil, makin sedikit pilihan tempat les yang kalian punya. Dengan memiliki kemampuan bahasa Jerman dengan level lebih tinggi dari A1 juga akan mempermudah kalian untuk berkomunikasi dengan sekitar kalian.
  4. Sempatkan untuk menabung selama Aupair. Aku tahu Taschengeld Aupair itu kecil, tapi jika kalian setiap bulannya sanggup menyisihkan uang minimal 50 € maka dalam satu tahun kalian akan punya simpanan sebanyak 600 €. Uang ini kalian perlukan untuk modal pindahan dari rumah Gastfamilie ke tempat yang baru, bahkan untuk modal daftar kuliah, kirim dokumen kesana kemari itu perlu uang loh. Sukur-sukur kalau Gastfamilie kalian memberi Verpflichtungserklärung, tapi kalau gak?
  5. Selama Aupair pergunakan kesempatan sebaik-baiknya untuk melatih kemampuan bahasa Jerman kalian, karena pihak Ausländerbehörde punya kewenangan untuk menilai apakah kalian qualified dan dirasa mampu untuk bisa sekolah di Jerman atau tidak. Kenalanku itu berbicara sehari-hari dengan bahasa Inggris, tapi ingin kuliah dengan jurusan yang bahasa pengantarnya bahasa Jerman. Sedangkan untuk Sprachkurs dan Studienkolleg sendiri digabung hanya diberi waktu selama 3 semester tapi saat itu kenalanku hanya punya sertifikat A1 dengan kemampuan bahasa yang masih minim, karena banyak diantara kalian yang cuma punya sertifikat A1 tapi sebenarnya kemampuan bahasanya lebih tinggi dari itu. Aku rasa ini juga menjadi salah satu alasan kenapa visanya ditolak.

Semoga pengalaman kenalanku ini bisa cukup kasih kalian gambaran bahwa kemampuan bahasa itu benar-benar penting disini. Aku harap gak ada di antara kalian yang harus mengalami hal yang sama seperti kenalanku ini.

 

4 thoughts on “Info Penting: Dideportasi dari Jerman!!!

  1. Yani says:

    hallo salam kenal.Saya Yani.
    Sekarang aku lagi Aupair di Jerman, dan GF aku pengen aku stay lebih lama dengann cara ganti visa aku jadi sprachstudent visum,
    apakah nanti auslanderbehorde tanya tujuan aku aplly sprachstudent visum itu apa, soalnya saya ga ada niatan lanjut study, biar bisa belajar Bahasa jerman aja yang bener dan pulang nanti bawa sertfikat buat modal lamar kerja^^
    danke im Voraus

    Like

  2. rafi (@rafizahrah) says:

    halooo, aku rafi lagi au pair di jerman dan udah mau selesai, aku mau tanya kalau aku mau sprachkurs ke kota aachen, tapi aku tinggalnya skrg di daerah frankfurt sekarang, nah ngajuin visa untuk sprachkurs/studienvorbereitungnya bisa langsung di sini atau aku harus ke aachen untuk ngajuin visa ini? terimakasih sebelumnya!

    Like

  3. rafi (@rafizahrah) says:

    dan aku juga ingin tanya, waktu itu kaka pas studienvorbereitung apakah harus ada 8700euro di account? karena jujur aku ga sanggup kalau harus punya uang segitu, jadi aku rencananya pas ngajuin aku pake verplichtungerklaerung dan untuk kehidupan sehari2 aku nyari kerja “gelap”

    Like

    • beautifulnugget says:

      Aku saat itu pake Verpflichtungserklärung di awal doang, tapi kesininya aku selalu setoran tunai ke tabungan sebesar 700 euro dan udah gak pake Verpflichtungserklärung lagi. Ada kok caranya di postingan aku yang lain, bisa diliat.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s